Maros, Inspirasimakassar,id:
Menurut rencana, pelepasan 626 calon jemaah haji Kabupaten Maros tahun 2026 dilakukan bersamaan dengan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Maros. Acara yang berlangsung pada April 2026 ini merupakan perpaduan momen religius, menandai dimulainya keberangkatan haji dan berakhirnya ajang MTQ
Pemerintah Kabupaten Maros bakal melepas calon jemaah haji tahun 2026 dengan konsep berbeda. Kali ini, pelepasan direncanakan bersamaan penutupan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Pernyataan tersebut dikemukakan Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur. Seperti diketahui, tahun ini, kabupaten yang diapit Kota Makassar, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Pangkep itu akan memberangkatkan 626 calon jemaah haji. Terdiri atas 409 perempuan dan 217 laki-laki.
“Total jemaah kita tahun ini 626 orang, yang akan terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Ada satu kloter yang utuh berisi sekitar 380-an jemaah,” tuturnya seraya mengakui jemaah Maros dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 30 April 2026. Sementara itu, keberangkatan perdana direncanakan Jumat, 1 Mei 2026.
Andi Muetazim Mansyur mengemukakan, konsep pelepasan jemaah tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya digelar dalam satu acara khusus, kali ini pelepasan disisipkan dalam rangkaian penutupan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Maros.
Menurutnya, sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan, hanya saja karena ada momentum MTQ, maka pelepasan kita gabungkan dalam acara penutupan.
Untuk itu, jelas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros itu, Pemerintah Kabupaten Maros telah berkoordinasi dengan panitia pelaksana MTQ untuk menyiapkan fasilitas yang memadai bagi jemaah, mengingat mayoritas calon haji berusia lanjut.
“Rata-rata jemaah kita sekitar 70 persen berusia di atas 65 tahun. Jadi kami pastikan kenyamanan dan tempat yang layak saat prosesi pelepasan nanti,” tambahnya.
Pemkab Maros berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar serta para jemaah diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air. (titi)




