Makassar, Inspirasimakassar,id:
“Berbagilah, walau sekadar secangkir air, apalagi di bulan suci Ramadan”. Kata‑kata itu bukan sekadar retorika, melainkan napas hidup yang terus mengalir.
Zakat, memiliki efek multiplikatif ketika disalurkan secara tepat sasaran, atau kepada mustahik. Penyaluran yang tepat, tidak sekadar membersihkan harta para muzakki (pemberi zakat), tetapi sekaligus membantu mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.
Untuk itulah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar turun secara langsung menyerahkan bantuan kepada mustahik. Di bulan Ramadhan tahun ini misalnya, lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar ini menyerahkan bantuan kepada 1530 penerima di 15 kecamatan di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika.
Rabu, 4 Maret misalnya, tim 4 BAZNAS menyerahkan bantuan kepada 80 keluarga mustahik di Kecamatan Manggala. Hadir pada penyerahan bantuan itu di antaranya, Camat Manggala- A.Achmad Nongko,S.Sos, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar-H.Jurlan Em Saho’as, Lurah se Manggala, para kepala seksi, serta Kabag IV BAZNAS–Fitriani Ramli, bersama tiga Amil Pelaksana yakni Asrijal Syahruddin, Muh.Irfan, dan Syarifuddin Pattisahusiwa.
Turut mendampingi, mahasiswa magang dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tridarma Nusantara Makassar (Agen Sefan), serta Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar—Muh.Afriansyah Aris.
Camat Manggala H.Ahmad Nongko mengemukakan, dirinya percaya betul bahwa, penyerahan bantuan dari lembaga pemerintah nonstruktural tersebut dengan mengedepankan satu prinsip, ikhlas.
“Ikhlas itu bukan sekadar kata, melainkan tindakan nyata. Ikhlas pula bukan sekadar berbagi kepada kaum dhuafa, melainkan memberi senyum kepada mereka. Seperti yang dilakukan BAZNAS Makassar pada penyerahan bantuan uang tunai hari ini,” tuturnya.
Mantan Sekretaris Dinas Kantor Perdagangan Kota Makassar ini menambahkan, dirinya mengetahui betul kerja kerja BAZNAS dalam hal zakat, infak, dan sedekah—ZIS– dilakukan dengan baik dan benar.
Menurutnya, apa yang dilakukan BAZNAS dalam hal ZIS, termasuk dirinya selaku ASN muslim sangatlah tepat. Karena, dari ZIS itulah kaum dhuafa juga bisa mendapatkan bantuan, sekaligus mengangkat kehidupan mereka.
Karenanya, selaku Kepala Kecamatan Manggala, dirinya akan menyerukan kepada seluruh ASN dan PPPK muslim di wilayah kerjanya berzakat, berinfak, dan bersedekah di BAZNAS Makassar.
“Dari zakat, infak, dan sedekah yang kita serahkan ke BAZNAS akan kembali juga ke warga kita yang membutuhkan,” urainya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Camat Manggala saat cahaya bulan suci bersinar, maka mari biarkan sinar itu juga menembus setiap sudut kehidupan yang masih gelap, menyalakan harapan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif.
‘Perlu kita ingat bersama bahwa, dalam memberi, maka kita menemukan makna sejati. Dan dalam menerima, para mustahik menemukan kekuatan bersama. Selamat menunaikan ibadah puasa, selamat menebar manfaat, kepada BAZNAS Makassar” tutupnya.
Terpisah, Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar, H.Jurlan Em Saho’as mengemukakan, Ramadhan tahun 2026 ini, lembaga amil terpercaya dan amanah ini bukan hanya menjadi pembawa rezeki, melainkan kehadirannya menggetarkan hati dan membuat senyum kaum dhuafa.
Lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar inipun menjadi jembatan yang menghubungkan dua dunia sekaligus.
Dua dunia yang dimaksud seniman ini yakni, dunia yang ‘berlimpah’, dan dunia yang berjuang melawan rasa lapar, kelaparan, serta rasa tak berdaya. Itulah mengapa, di bulan suci ini, jembatan itu menjadi lebih kuat, dan malah lebih bersinar, lantaran setiap amal yang dikeluarkan dilunasi dengan niat ikhlas—tulus karena Allah.
“Bantuan kepada kaum dhuafa bukan sekadar uang tunai, melainkan menjadi energi positif yang menghidupkan kembali rasa persaudaraan, dan memupuk rasa syukur,” tutupnya.
Salah seorang penerima menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Makassar. “Terima kasih BAZNAS sudah memberi saya bantuan ini. Dengan bantuan ini, saya bisa membeli keperluan di rumah,” ujarnya.
Seperti diketahui, Ramadhan tahun ini, BAZNAS Makassar menyiapkan Rp1.145.525.000 (satu miliar seratus empat puluh lima juta, lima ratus dua puluh lima ribu rupiah) untuk dibagikan kepada mustahik—orang yang lemah secara ekonomi/sosial.
Tahap pertama, BAZNAS Makassar menyerahkan Rp405.025.000 tersebut terdiri dari Rp382.500.000 uang tunai yang diserahkan kepada 1.530 penerima yang tersebar pada 153 kelurahan di 15 kecamatan, se Kota Makassar. Dan, sebanyak Rp22.525.000 berupa sembako prasejahtera dalam safari Ramadhan. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)




