Senin, April 20, 2026
Google search engine
BerandaBeritaOrmas Elang Timur Indonesia Mulai Merambah Pangkep dan Parepare

Ormas Elang Timur Indonesia Mulai Merambah Pangkep dan Parepare

Pangkep, Inspirasimakassar,id:

Denyut organisasi kemasyarakatan (Ormas)  Elang Timur Indonesia (ELIT) semakin kencang. Ormas yang dipimpin Imran,SE ini bukan semata mengepakkan sayap, melainkan dengan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kepedulian sosial terus  melakukan langkah strategis.

Sabtu, 19 April kemarin misalnya, Imran didampingi Sekretaris Umum (Ahmad Rusli), Wakil Sekretaris Umum (Faisal Kahar), Kabid Sosial (Asrijal Syahruddin) dan anggota bidang sosial (Syarifuddin Pattisahusiwa) melakukan konsolidasi ke Kabupaten Pangkep dan Kota Parepare.

Di hadapan calon pengurus ELIT baik di Pangkep, maupun Kota Parepare, Imran menggambarkan dan menerjemahkan berbagai langkah strategis Ormas yang digagas akhir tahun 2025 lalu tersebut.

“Ormas ELIT ini baru didirikan akhir tahun lalu. Makanya,  Ormas ini belum sebesar Ormas lainnya yang sudah lama ada. Meski begitu, kehadiran Ormas ELIT ini menjadi penyemangat, penyeimbang, sekaligussangat dirindukan berbagai elemen masyarakat yang hak haknya terampas oleh kepentingan oknum oknum tertentu,” tegasnya.

Tujuan konsolidasi di kedua daerah itu, di antaranya membangun dan menyatukan narasi yang seragam, penguatan kader dengan legalitas dan militansi yang teruji tanpa membedakan suku, agama, latar belakang, serta sejalan dengan filosfi Bugis, Makassar yakni, ‘siapakau, sipakainge, dan sipakalebbi’.

Kehadiran Ormas ELIT jelas Imran,  akan melahirkan perubahan perubahan besar.

“Dan, perlu diingat bahwa, Ormas ini tidak segan segan menjembatani persoalan persoalan yang dihadapi masyarakat kecil, tanpa rasa takut. Misalnya saja yang bersentuhan dengan mafia mafia tanah, masalah kesehatan, pendidikan, termasuk mengangkat tarap hidup masyarakat kelas bawah. Dengan demikian, Ormas ELIT dapat bertransformasi menjadi kekuatan sipil yang disegani,” urainya.

Di sisi lain, Imran juga memaparkan, Ormas ELIT tidak semata hanya ingin dikenal sebagai organisasi massa, tetapi sebagai mitra pemerintah yang kritis, sekaligus sahabat yang solutif. Artinya, meski sesekali Ormas ini menerjang angin di langit tinggi, namun sesekali terbang rendah untuk merangkul aspirasi akar rumput, tentunya dengan pendekatan humanis.

Sebelum menutup arahannya, Imran menekankan bahwa, Ormas ELIT itu bukanlah organisasi yang duduk di menara gading, tetapi adalah sayap yang harus memastikan, setiap kader di level manapun, termasuk di kabupaten atau kota memiliki visi yang sama, menjaga marwah, mengawal masyarakat, dan harus berada di garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.

“Perlu diingat bahwa, di setiap kabupaten, atau kota di manapun, punya  masalah berbeda. Misalnya saja, menyangkut lingkungan, pemberdayaan ekonomi, ketenagakerjaan, hukum, sosial budaya, dan lainnya. Karenanya, kader kader ELIT di manapun berada hadir, setidaknya untuk mendengarkan, mengawalnya, mencari jalan keluarnya, hingga mencapai titik temu yang baik dan benar,” tutupnya.

Di Pangkep, baik Jamaluddin-mantan Ketua HMI Cabang Pangkep, sekaligus kader Nahdlatul Ulama (NU) Pangkep), maupun Ratna Sari Salatalohy—mantan anggota KPUD Pangkep, sama sama mengakui, konsolidasi yang dilakukan DPP ELIT di kabupaten penghasil ikan bandeng itu, merupakan hal yang baik. Bagi keduanya, konsolidasi tersebut dibaca sebagai ‘Appasiala’—yaitu, jalan yang baik untuk lebih mendekatkan yang jauh, sekaligus menjernihkan yang keruh.

Keduanya berujar, dalam budaya lokal, pemimpin yang turun langsung ke dasrah untuk konsolidasi adalah bentuk penghormatan demikian tinggi kepada tuan rumah.

Pernyataan senada dikemukakan Andi Asni di Kota Parepare.  Pengusaha ini menambahkan, ketika seorang pemimpin datang menyapa, maka ia tidak semata membawa “wajah” Ormas yang dipimpinnya untuk diletakkan di atas meja pertemuan, melainkan sebagai Punggawa yang mengayomi.

Andi Asni berharap, jika saja kehadiran Ormas Elang Timur Indonesia di kota Niaga membawa solusi positif bagi permasalahan rakyat, maka ia akan mendapatkan Siri’ yang positif. Ormas ini nantinya bukan saja dijaga, melainkan dibela oleh masyarakat, dan akan terus mengakar.

“Dan, bagi kami, kehadiran Ketua DPP ELIT bersama tim di Parepare ini sangat baik, sekaligus mengayomi. Gaya komunikasinya juga bagus, dan yang paling penting mengena sasaran. Untuk itu, kami menyambut baik, dan akan terus berkomunaksi agar dalam waktu dekat ELIT juga hadir di Parepare,” tutup Andi Asni. (din pattisahusiwa/tim dpp elit)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments