Sabtu, Januari 3, 2026
Google search engine
BerandaBeritaKampus UINAM Bernuansa Timur Tengah

Kampus UINAM Bernuansa Timur Tengah

KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR
KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR

GOWA – Kampus II Universitas Islam Negeri Aalauddin Makasar (UINAM)  di Samata Gowa  bernuansa Timur Tengah dengan areal  memiliki lahan yang sangat luas,  tentunya berbeda dengan perguruan tinggi  lain yang ada di kota Makassar.

Mengusung the  green kampus tidak salah jika kita melihat banyaknya pepohonan, taman-taman disekitar area fakultas. Namun sangat disayangkan kampus ini sedikit  terganggu  dengan  adanya sampah yang masih berserakan pada beberapa sudut  di dalam lokasi  kampus.

Salah satu yang menjadi sorotan ialah area kosong di antara gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi dan Fakultas Adab dan Humaniora. Area tersebut kerap kali dijadikan tempat pembuangan sampah mulai dari sampah organik maupun anorganik.

Area yang seharusnya bisa dijadikan taman itu kini beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Jika sampah mulai tertumpuk biasanya petugas baru akan membakarnya. Bukan hanya itu area di sekitar Cefetaria belakang Fakultas Syariah dan Hukum masih banyak sampah  berserahkan sehingga mengurangi keindahan kampus  ini.

Kampus ini sangat indah,tapi masih ada sampah dibuang bukan pada tempatnya, jadi kadang-kadan anjing liar berkeliaran  mencari sisa makanan kan mengganggu pemandangan. Kalau sisa makanan masih bisa terurai, tapi kalau sampah plastik akan menumpuk.

Disarankan pengelolah kampus membuat tempat sampah umum,  bukan hanya di gedung difakultas ada tempat sampah,  tapi area-area diluar fakultas harusnya ada agar sampah-sampah itu tidak tercecer kemana-mana.

Dibutuhkan kesadaran kepada seluruh warga kampus. Biarpun pihak kampus sediakan banyak tempat sampah kalau civitas akademika  tidak sadar membuang sampah pada tempatnya, sama saja tidak ada artinya.

Sampah berserakan itu, menggangu dari keindahan  tapi kadang menimbulkan bau busuk. Sebaiknya ada pamplet  bernada himbauan tentang membuang sampah pada tempatnya bukan disembarang tempat, karena merusak keindahan kampus kita,   ujar Zhen salah seorang mahasiswa FDK UINAM ini. (Citizen Reporter: Ihsan Al Mandari, Mahasiswa KPI FDK UINAM, Melaporkan dari Kampus II Samata Gowa Sulsel)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments