Makassar, Inspirasimakassar.com:

Kekurangan tenaga guru dan kesehatan di kepulauan Makassar, salah satunya akibat banyak pegawai negeri sipil (PNS) mengusulkan pindah tugas ke perkotaan. Padahal, PNS bersangkutan terangkat, sekaligus berjanji untuk ditugaskan membangun wilayah pulau tempat dia bekerja.

Karena itu, Penjabat Walikota Makassar, Muh Iqbal Suhaeb berjanji membuat peraturan walikota (perwali) berintikan pelarangan pindah tugas bagi para PNS yang sebelumnya bertugas di wilayah kepulauan Kota Makassar.

Pernyataan itu mengemuka setelah Iqbal melakukan kunjungan ke Pulau Barrang Caddi dan Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang dalam rangka safari Ramadan, belum lama ini.

Pejabat walikota makassar

“Saya ingin melihat aspirasi masyarakat di pulau apa masalahnya, tapi ternyata masyarakat di pulau masalahnya lebih banyak kepada tenaga kesehatan dan guru,” beber Iqbal Suhaeb di Balai Kota Makassar, baru-baru ini.

Menurutnya, para guru dan tenaga kesehatan kurang karena banyaknya yang menggunakan fasilitas pengangakatan pegawai itu mengambil jatah di pulau. Tapi begitu terangkat, mereka pindah.(snc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKisah Nur Latael Bisnis Asida di SBT
Berita berikutnyaSekretaris Kota Makassar Terima Pimpinan Kapal Perang Australia
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here