Jumat, Juli 17, 2026
Google search engine
BerandaBeritaBAZNAS Makassar Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Ibu Tiga Anak ke Ende

BAZNAS Makassar Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Ibu Tiga Anak ke Ende

Makassar, Inspirasimkassar,id:

Di Makassar, solidaritas tidak sekadar diucapkan. Ia berjalan, ia bergerak, dan ia memastikan bahwa sejauh apa pun seseorang merantau, mereka tidak akan pernah benar-benar sendirian saat harus kembali kepada Sang Khalik.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar misalnya membantu pemulangan jenazah Ramlan ke kampung halamannya di Desa Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 17 Juli pagi tadi.

Ramlan, ibu tiga anak yang masih kecil meninggal di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, Kamis, 16 Juli 2026, akibat penyakit jantung dideritanya.

Di tengah duka, suaminya, Ibrahim Pua Umar dihadapkan pada realitas yang berat, akibat biaya pemulangan jenazah ke kampung halaman. Dalam situasi yang sulit inilah, BAZNAS Kota Makassar hadir memberikan uluran tangan, memfasilitasi pemulangan jenazah untuk disaksikan pemakaman oleh keluarganya, meski dengan bantuan biaya tak seberapa.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, BAZNAS Kota Makassar, Yusran Sofyan, SE, S.Kom, M.Si, usai menyerahkan bantuan yang diterima suami almarhumah,  mengemukakan, bantuan yang diberikan jangan dilihat dari jumlahnya, melainkan bagaimana lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar itu mengedepankan kepedulian, sekaligus cerminan dari nilai nilai agama yang melampaui sekat sekat primordial.
Bagi BAZNAS Makassar, jelas Alumni S1 STIM LPI Makassar dan aktif di Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan ini, bantuan sedikit biaya pemulangan jenazah almahumah Ramlan ke kampung halamannya, adalah sebuah narasi tentang cinta kasih. Ini adalah pengingat bahwa, di balik setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat Islam di kota yang kini dipimpin Walikota Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham ini, terdapat nyawa yang diringankan bebannya, dan martabat manusia yang dijaga.
“Membantu sesama, tidak lagi memandang dari mana dia berasal. Sebagaimana pepatah bijak, “Tangan yang memberi lebih MULIA daripada tangan yang menerima. Dan, BAZNAS Makassar telah membuktikan bahwa dengan zakat, infak, dan sedekah kita bisa merajut kembali harapan di tengah duka. Artinya, kehadiran BAZNAS Makassar sangat berdampak bagi masyarakat Islam,” tutup pria berlatar belakang di bidang informasi teknologi ini didampingi Kabag II dan staff Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan (Nabil Salim dan H.Arifuddin) dan tim media (Syarifuddin Pattisahusiwa).
Usia menerima bantuan, salah seorang keluarga almarhumah berterima kasih kepada BAZNAS Makassar, sekaligus menyadari bahwa, kebaikan dan pertolongan datangnya hanya dari Allah SWT, dan melalui tangan hamba-Nya yang MULIA seperti BAZNAS Makassar.
“Jenazah almarhumah ini akan kami bawa ke Ende, menggunakan KM Bukit Siguntang, Jumat siang hari ini,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya juga berterima kasih kepada Yayasan Peduli Umat Tajdidul Iman Makassar yang menangani pemulasaran jenazah, serta mengantar ke pelabuhan Soekarno. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments