Makassar, Inspirasimakassar.com:

Amaish Cafe buka outlet ke 3 di Kota Makassar setelah Bukit Amaish Parepare pada tanggal 19 Desember 2020 dan Amaish Cafe Mamuju pada tanggal 4 Juli 2022 serta Amaish Cafe Makassar pada 15 Juli 2022.

Ditemui saat soft opening, Muh Aidil Zamzam selaku Founder Amaish Group. mengatakan bahwa dalam bulan Juli ini Amaish membuka 2 outlet sekaligus dalam rentan waktu 15 hari yaitu Amaish Cafe Mamuju dan Amaish Cafe Makassar. sementara Bukit Amaish Cafe & Resto merupakan outlet pertama di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

“Ketiga outlet ini punya konsep berbeda, jika outlet Bukit Amaish bernuansa keluargaan maka Amaish Cafe Makassar punya konsep eropa klasik sedangkan Amaish Cafe Mamuju miliki konsep wisata,” papar Aidil, Jum’at (16/7).

Untuk varian menu, Amaish menyajikan menu tradisional khas Kota Parepare yaitu mantao Amaish, kue lapis, barongko an beberapa menu tradisional lainnya. harganya pun terbilang ekonomis dan dapat dijangkau semua kalangan.

Sedangkan public relation Amaish Cafe, Astrid mengungkapkan, kak Ai sapaan akrab Muh Aidil mempunyai visi dalam membangun bisnis Amaish yaitu
“One spirit, One team and One goals”, serta 90 % karyawannya dihuni para kawula muda sehingga punya spirit dalam mengembangkan bisnis ini,” ungkapnya.

Untuk outlet Amaish Cafe ini beralamat di jalan Daeng Patompo, sangat dekat jika sedang berada di pantai losari. selama soft opening, Amaish Cafe memberikan diskon 20% untuk jenis makanan dan minuman yang dipesan, jelas Astrid. (*)

BAGIKAN
Berita sebelumyaBAZNAS Makassar-Darul Hikmah Khitan 100 Anak, 3 Non Muslim
Berita berikutnya“Putra Parepare GoWes 1.000 Km Lintasi 3 Negara Eropa”
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here