Jumat, Maret 27, 2026
Google search engine
BerandaBeritaWalikota Makassar Apresiasi BAZNAS Makassar

Walikota Makassar Apresiasi BAZNAS Makassar

Makasar, Inspirasimakassar,id:

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Apresiasi orang nomor satu di Ibukota Sulawesi Selatan lantaran, lembaga pemerintah non struktural yang dipimpin Dr.HM.Ashar Tamanggong dan empat komisioner lainnya itu selalu berada di barisan terdepan, bersama lembaga lainnya, utamanya  dalam berkonstribusi kepada ummat dan keumaatan.

Lembaga lain yang dimaksud Walikota Munafri Arifuddin  di antaranya, Bosowa Grup—Bosowa Peduli, Kalla Grup, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Selatan, dan Bank Sulselbar. Pelibatan lembaga lembaga tersebut misalnya, dibuktikan dengan penyerahan 7100 paket sembako kepada pekerja rentan—Satgas Kebersihan dan Satgas Drainase se Kota Makassar, di Tribun Karebosi, Ahad, 14 Maret 2026 petang.

“BAZNAS Makassar, Bosowa Grup, Kalla Grup, FIJK, Bank Sulselbar, dan lembaga terkait lainnya merupakan mitra terbaik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Lembaga lembaga tersebut selalu berkolaborasi dengan Pemkot Makassar dalam membantu menyebarkan kegembiraan dan senyum kepada mustahik yang membutuhkan bantuan, apalagi menjelang pelaksnaaan Idul Fitri nanti,” ujar Walikota pada kegiatan yang juga dihadiri Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua PKK Kota Makassar Hj.Melinda Aksa, Plh Sekda–H.Dahyal, Ketua BAZNAS Makassar–H.Ashar Tamanggong , Ketua Umum DPP APPI–H.Irfan Darmawan NM,SH dan pejabat pentingnya lainnya.

Bagi walikota bergelar Sarjana Hukum asal Universitas Hasanuddin ini, kolaborasi, lembaga terkait, utamanya BAZNAS Makassar, lantaran lembaga amil terpercaya dan amanah itu selalu hadir, sekaligus berperan penting dalam melaksanakan program-program penting. Misalnya saja, pelibatan mereka dalam hal pengentasan kemiskinan, dukungan pendidikan, akses layanan kesehatan, dan upaya penanggulangan bencana.

Di bagian lain Appi—sapaan akrab walikota yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Makassar ini, mengemukakan, penyerahan paket Lebaran kali ini, merupakan bentuk perhatian dan penghargaan pemerintah kepada para petugas lapangan yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Mengapa petugas kebersihan dan petugas drainase? Appi mengakui, peran keduanya sangat penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat, serta memastikan sistem drainase di Kota Makassar berfungsi dengan baik.

Karenanya, paket Lebaran yang diberikan dengan satu harapan dapat menambah kebahagiaan para petugas bersama keluarga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita ketahui bersama bahwa, Satgas Kebersihan yang setiap hari menjaga lingkungan kota tetap bersih serta Satgas Drainase yang memastikan sistem saluran air berfungsi dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi. Ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras para petugas yang setiap hari menjaga kebersihan kota,” urainya.

Menurutnya, kerja para Satgas sangat vital bagi keberlangsungan pelayanan publik di Kota Makassar. Dari tangan dan keringat para petugas inilah, sampah yang menumpuk di selokan maupun di jalanan dapat terangkat hingga akhirnya diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.

“Karena dari tangan dan keringat Bapak Ibu sekalian, sampah di selokan bisa terangkat, jalanan bisa dibersihkan, hingga pengangkutan sampah rumah tangga menuju TPA Antang dapat berjalan baik,” jelasnya.

Ia juga menyoroti dedikasi para Satgas Drainase yang tetap bekerja di tengah cuaca ekstrem. “Berkat kerja keras mereka, meski di tengah derasnya hujan, mereka memastikan aliran air tetap berjalan dengan baik. Alhamdulillah tahun ini frekuensi genangan dan banjir menurun drastis berkat kerja para Satgas,” tuturnya.

Pemerintah Kota Makassar , jelas Appi, juga berkomitmen untuk terus meningkatkan perhatian kepada para Satgas, termasuk memastikan seluruh petugas mendapatkan perlindungan melalui jaminan sosial dan jaminan kesehatan kerja.

“Jika ada petugas kebersihan yang belum terdaftar dalam program jaminan sosial segera melapor kepada pimpinan unit kerja masing-masing agar dapat dimaksimalkan,” pintanya.

Terpisah Ketua BAZNAS Kota Makassar, Ashar Tamanggong mengemukakan, di setiap sudut kota Makassar—di trotoar, hingga selokan—terdapat pahlawan tanpa tanda jasa yang menyapu sampah, membersihkan tumpukan kertas, dan memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Mereka adalah pembersih hati kota, tanpa pamrih, melayani publik dengan baik, bahkan bekerja ikhlas.

Penulis buku ‘Langit tak Pernah Offline” itu melihat, dalam pandangan Islam, memberi bukan sekadar memberi materi, melainkan adalah penghubung antara hati yang menahan diri dan hati yang memberi. Pekerja kebersihan menjadi simbol keikhlasan, kesabaran, dan pengabdian, nilai‑nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Nabi Muhammad SAW.

Karenanya, bantuan yang diberikan, apalagi di bulan berkah– Ramadhan tidak semata sedekah biasa, tetapi sekaligus adalah sadaqah jariyah—karena kebersihan yang terjaga akan terus memberi manfaat pada generasi mendatang. Begitu pula, pahala bagi para pemberi terus mengalir, menembus batas waktu Ramadan, hingga akhir hayat.

“Kami berharap, inisiatif seperti dilakukan Pemerintah Kota Makassar bersama lembaga sosial lainnya menjadi cermin bagi lembaga lainnya untuk meneladani, menambah, dan memperluas amal kebaikan. Karena pada akhirnya, Ramadhan tidak hanya menguji kemampuan menahan lapar, melainkan juga mengukur kemampuan hati untuk berbagi, menyalurkan rahmat Allah kepada setiap insan, termasuk mereka yang tak terlihat namun memegang kunci kebersihan hati dan Kota Makassar,’” tutup da’i yang juga Ketua Lembaga Dewan Dakwah NU Kota Makassar tahun 2019-2024 ini. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments