
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Penjabat Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat melakukan pertemuan dengan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar mengingatkan seluruh stakholder penyelenggara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar Tahun 2020 untuk mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) pada setiap tahapan Pilwali di gelar. Prof Rudy Djamaluddin didampingi Sekda Kota Makassar M Ansar dan Asisten Pemerintahan Kota Makassar M Sabri.
Saya meminta agar semua pihak harus mengambil peran untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan, baik itu KPU, Bawaslu, termasuk seluruh calon Walikota dan Wakil Walikota agar ikut menjadi edukator di tengah masyarakat,” tutur Prof.Rudy Djamaluddin di hadapan anggota Bawaslu Kota Makassar di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Jumat, 28 Agustus 2020.
Prof Rudy berharap, kiranya tahapan Pilkada dapat berjalan sukses seiring dengan grafik covid-19 yang bergerak turun. Perlu ada komitmen bersama dengan seluruh penyelenggara Pilkada bersama para calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan, jika perlu komitmen ini di buat secara tertulis, sehingga jika ada yang melanggar itu bisa kita beri teguran.
Ketua Bawaslu Makassar Nursari mengatakan tahapan Pilkada Makassar akan mulai di gelar pada tanggal 4 September mendatang yang diawali dengan penandatanganan pakta integritas netralitas terhadap ASN Pemkot Makassar.
Nursari menambahkan, pihaknya telah mengumumkan agar seluruh kandidat yang akan melakukan pendaftaran agar memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik, karena jika abai sama halnya telah melakukan pelanggaran administrasi. (ishadi ishak)




