Jumat, Januari 9, 2026
Google search engine
BerandaBeritaPenelitian: Serangan Jantung Paling Banyak Menyerang di Hari Senin

Penelitian: Serangan Jantung Paling Banyak Menyerang di Hari Senin

Ilustrasi/Foto: mediamalang
Ilustrasi/Foto: mediamalang

Jakarta, Kematian merupakan rahasia tuhan, selain jodoh dan rezeki. Ia bisa datang kapan saja dan dimana pun, tanpa mengenal jenis kelamin dan umur seseorang. Namun sebuah penelitian menyebut kematian karena berbagai sebab paling sering terjadi pada hari Sabtu, sedangkan kematian karena serangan jantung paling sering terjadi di hari Senin.

Fakta ini terungkap dalam sebuah data yang diolah dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Data tersebut mencakup 39 juta kematian dalam rentang lima tahun (1999-2014).

Menurut data tersebut, penyebab kematian paling banyak adalah penyakit jantung, kanker, penyakit pernapasan kronis, kecelakaan, stroke, Alzheimer, diabetes, flu dan pneumonia, penyakit ginjal.

Ketika dilihat secara terperinci, kematian akibat serangan jantung tercatat paling tinggi di hari Senin yakni 348.206 kasus. Hari Selasa menempati urutan berikutnya, dengan 337.918 kasus kematian akibat serangan jantung.

Menariknya, data ini sesuai dengan penelitian lain yang pernah dilakukan sebelumnya. Tahun 2005, sebuah penelitian meta analisis menyimpulkan bahwa kematian akibat serangan jantung lebih sering terjadi pada awal pekan, tepatnya hari Senin.

Namun seperti dikutip dari Livescience, Senin (25/4/2016), kematian karena berbagai sebab paling banyak terjadi di hari Sabtu. Pada hari tersebut, jumlah kasus kematian akibat kecelakaan mobil dan overdosis obat-obatan tercatat paling tinggi dibandingkan hari lain. (dtc)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments