Minggu, Februari 22, 2026
Google search engine
BerandaBeritaOrmas Elang Timur Indonesia Bagi Takjil di Bontoala

Ormas Elang Timur Indonesia Bagi Takjil di Bontoala

Makassar, Inspirasimakassar,id:

Organisasi Masyarakat (Ormas) Elang Timur Indonesia terus melebarkan kebaikan. Di bulan Ramadhan tahun ini, Ormas yang dipimpin Imran ini melakukan langkah amaliyah sebulan penuh. Setiap hari di bulan penuh berkah ini, jajaran Ormas bermarkas di Jalan Andi Djemma ini terjun langsung ke masjid masjid di kota yang dipimpin Munafri Arifuddin ini untuk membagikan Takjil buka puasa sebulan penuh.

Ahad, 21 Pebruari hari ini, Ketua PAC Bontoala, Fales didampini sejumlah kader Elang Timur Indonesia membagikan Takjil buka puasa gratis di dua titik, yakni di Masjid Rahmatullah Baraya, Jalan kande sebanyak 50 paket, dan di Masjid Al Fattah, Jalan Kandea, juga 50 paket.

Menurut Fales, bagi kebanyakan orang, termasuk Ormas Elang Timur Indonesia sendiri,  hari ke empat Ramadhan masih terasa “baru”, seakan menapaki tangga pertama sebuah menara yang menjulang tinggi. Dan tentunya, di hari empat ini pula, energi masih mengalir, semangat masih memuncak, dan rasa ingin berbagi terus menggema.

“ Ormas Elang Timur Indonesia menganggap, di hari ke empat ini merupakan  momen atau “lonceng pertama” ditabuh, sekaligus menyalakan cahaya kebersamaan di bulan nan suci ini,” jelas Fales.

Menurutnya, Ramdhan kali ini seakan ‘memanggil’ hati jajaran Elang Timur Indonesia. Makanya, selama sebulan penuh ini Ormas yang digagas kediriannya pertengahan tahun lalu itu menyatukan barisan guna menyebar sayap kebaikan—membagikan takjil bagi kaum dhuafa yang membutuhkan.

“Kami ingin Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang terasa di tiap sudut hati, tak hanya di rumah‑rumah, melainkan di masjid masjid sebagai pusat peribadatan dan amal saleh. Dan perlu diketahui bahwa, setiap paket dibungkus rapi dalam dus untuk diberikan kepada orang membuka itu adalah satu bentuk ibadah,” tutupnya.

Terpisah, Ketua Ormas Elang Timur Indonesia, Imran didampingi Sekum Ahmas Rusli, dan Ketua Bidang Sosial, Asrijal Syahruddin menambahkan, kehadiran Ormas yang berpegang teguh pada tiga prinsif “Solid, Tajam, dan Tangguh” dalam pembagian takjil buka  puasa bukanlah sebuah kebanggaan, melainkan representasi nilai yang dijunjung tinggi Ormas Elang Timur Indonesia. Ibarat, Elang itu terbang tinggi, namun tidak melupakan sangkarnya—yaitu masyarakat yang membutuhkan.

“Artinya, kami di Ormas Elang Timur Indonesia ini tidak jauh, dan tidak pula melupakan saudara‑saudara yang membutuhkan. Kami menatap dan mengawasi, lalu terbang turun dengan bantuan, seperti takjil berbuka puas ini,” jelas tokoh muda kelahiran Takalar ini.

Sebelum menutup pernyataannya, Imran mengaku senang, lantaran di sela sela pembagian Takjil, sejumlah penerima terlihat ternyenyum. Ini menandakan bahwa, takjil bukan sekadar makanan buka puasa, melainkan sekaligus adalah energi spiritual dan doa doa kecil yang ditujukan kepada Elang Timur Indonesia.

“Barusan, saat kami membagikan Takjil, seorang anak lelaki berumur belasan tahun bergegas ke depan. Dia mengambil satu paket Takjil, kemudian mengangkatnya ke bibir, dan berbisik  “terima kasih’ kakak, sambul melebarkan senyuman kecil. Senyuman inilah sebagai pendanda bahwa takjil bukan sekadar makanan, melainkan adalah energi spiritual yang melancarkan doa-doa,” tutup sarjana Ekonomi Universitas Veteran-RI ini. (din pattisahusiwa)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments