
.Makassar, Inspirasimakassar.id :
Kota Layak Anak (KLA) merupakan kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Hal ini dimaksudkan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Pentingnya Kota Layak Anak tersebut, maka Pemerintah Kota Makassar menggelar Verifikasi Lapangan (Verlap) atau Kunjungan Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Kota Makassar tahun 2023.. Kepala Bidang Sosial dan Budaya Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Noptiadi mewakili Kepala Bappeda, Helmy Budiman pada kegiatan yang dibuka Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Selasa, 13 Juni 2023.
Pada momen ini, Fatmawati Rusdi sangat optimis Kota Makassar akan masuk dalam kategori Utama Kota Layak Anak (KLA) tahun 2023 ini. Di hadapan Wawali Makassar dan undangan lainnya, Noptiadi memaparkan materi mengenai Kota Makassar menuju Kota Layak Anak Tahun 2023.
Seperti diketahui, kabupaten/kota Layak Anak adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak, melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak.
Setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menciptakan kota layak anak antara lain, kletersediaan ruang terbuka hijau dan taman bermain yang aman dan menyenangkan bagi anak untuk bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, Infrastruktur transportasi yang ramah anak, seperti trotoar yang lebar dan aman, jalur sepeda yang terpisah dari kendaraan bermotor, dan kendaraan umum yang nyaman dan aman bagi anak-anak.
Termasuk, ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai, termasuk fasilitas kesehatan khusus anak, seperti puskesmas dan rumah sakit anak. Ketersediaan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi anak, mulai dari pendidikan pra-sekolah hingga pendidikan tinggi, yang dapat diakses secara mudah dan terjangkau bagi semua anak. Ketersediaan akses air bersih, sanitasi, dan kebersihan lingkungan yang baik untuk memastikan kesehatan anak tetap terjaga, hingga ketersediaan keamanan yang baik dan pengawasan oleh pihak keamanan terhadap bahaya yang dapat membahayakan anak. (IJ)




