Makassar, Insirasimakassar.com:

Setelah melakukan inspeksi mendadak terhadap Perusahaan Avenue, di Mall Panakkukang Makassar,Senin 15 Oktober 2018, kemarin. Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota3 Makassar kembali dihadapkan dengan permasalahan tenaga kerja di PT Pyramid Megah Sakti Makassar.

Dikabarkan salah satu karyawan PT Pyramid Megah Sakti Makassar, Ferdinand Juditoyo keberatan atas kebijakan perusahaan tersebut, yang melakukan PHK secara sepihak. Oleh sebab itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Sampara Sarip memutuskan untuk meminta keterangan dari pihak perusahaan terhadap hal tersebut.

“Hari ini kita mediasi dari Dinas Ketenagakerjaan, dari pihak perusahaan, dan korban itu sendiri terjalin komunikasi yang baik, akhirnya penyelesaiannya itu dia ingin perusahaan ini beriktikad baik membayarkan dua bukan gaji,” kata Sampara.

Staff Marketing PT Pyramid Mega Sakti, Muhammad Kasim menjelaskan bawha Ferdinan telah menerima tiga kali surat teguran karena sering tidak masuk kerja. Bahkan, Ferdinan sendiri telah menandatangangi surat persetujuan untuk tidak mengulangi kesalahannya itu.

“Seringkali mendapatkan teguran secara lisan. Sehingga dibikinkan pernyataan pada kontrak ketiga. Di pernyataan itu ada aturan jika saya melanggar lagi saya akan dikeluarkan tanpa mendapatkan apa-apa,” kata Kasim.

Namun saat kontrak ketiga berjalan, Ferdinand masih melakukan kesalahan yang sama. Sehingga, kata Kasim, pihak Pyramid mengeluarkan Ferdinand tanpa pesangon. Namun, Ferdinan merasa tidak terima atas keputusan tersebut dan mengaduh ke pihak DPRD Makassar.

Namun, dalam diskusi dengan Komisi D DPRD Makassar, pihak PT Pyramid Mega Sakti sudah berusaha untuk memberi Ferdinand dua bulan gaji. “Gajinya per bulan Rp2.700.000. Jadi dua bulan gaji maka Ferdinand mendapat gaji Rp2.700.000 dikali dua,” tutupnya. (humas dprd makassar)

BAGIKAN
Berita sebelumyaMeriahkan Dies Natalis ke-70, FEB Unhas Gelar Berbagai Kegiatan
Berita berikutnyaAvenue Tahan Ijazah Karyawan, Dewan Turun Tangan
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here