
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berjanji akan menuntaskan pengisian jabatan yang masih lowong dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, sebelum masa kewalikotaannya berakhir, 8 Mei 2019 nanti.
Pernyataan Danny-sapaan walikota bepasangan dengan Syamsu Rizal MI di sela-sela melantik dan mengambil sumpah jabatan 14 pejabat eselon II/b atau jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkot Makassar di halaman kantor Balai Kota Makassar, Selasa, (23/04/2019). Selain itu, Danny turut melantik 21 pejabat setingkat eselon III/a. Pelantikan juga dilakukan terhadap direksi Perusda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Makassar.
Menurutnya, pelantikan kalinii merupakan awal dari lokomotif pelantikan.
Pasalnya, sebagai efek domino atas pengisian jabatan kepala dinas/kepala badan dan sekretaris, otomatis jabatan lain yang ditinggalkan pejabat definitif tersebut, otomatis bakal kembali lowong. Karenanya, dia menegaskan akan menyelesaikan ini sebelum masa akhir jabatannya.
Danny menambahkan, dirinya mengaku tak ingin upayanya dalam meriktokrasi birokrasi di lingkup Pemkot Makassar intervensi atau kepentingan pribadi. Kata Danny, pelantikan ini baru dilakukan selepas pemilihan umum (pemilu) untuk mereduksi hoaks dan menghindari fitnah dalam kepemerintahannya.
“Sebenarnya pelantikan ini bisa dilakukan pada awal bulan ini. Persoalannya pemilu di depan. Saya ingin mereduksi hoaks dan isu-isu negatif. Jangan sampai ini dipikir kabinet untuk pemilu. Maka saya tunda setelah pemilu agar mengurangi hokas dan fitnah-fitnah yang ada,” urainya, seraya menepis kabar adanya anggapan kabinet yang dilantik menjelang akhir masa jabatannya sebagai wali kota Makassar, untuk persiapan pemilihan walikota tahun depan.
Seperti diketahui, ke 14 pejabat eselon II/b yang dilantik wali kota Makassar adalah hasil proses lelang jabatan jabatan pimpinan tinggi pratama. Mereka yang dilantik, tidak semua berasal dari pejabat yang sebelumnya diangkat menjadi pelaksana tugas (plt) mengisi posisi lowong.
Diantaranya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Firman Hamid Pagarra; Kepala Dinas UKM dan Koperasi, Harun Rani; Kepala Dinas Perhubungan, Muh Iqbal Asnan; Kepala Dinas Penataan Ruang, Nirwan Nisman Mungkasa; Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Suhartini. Termasuk, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Andi Zulkifli Nanda; Kepala Dinas Sosial, Akhmad Namsum; Kepala Dinas Perpustakaan, Muhyiddin; Kepala Dinas Kominfo, Ichwan Jacub; Kepala Dinas PU, Hamka; Kepala Balitbangda, Suwiknyo; Kepala Dinas Pariwisata, Kamelia Thamrin Tantu; Kepala Badan Kesbangpol, Andi Syahrum; dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset, Nur Kamarul Zaman.




