
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Indonesia saat ini, sudah darurat narkotika, psikotropika, dan obat terlarang, atau Narkoba. Tak tanggung tanggung, angka prevalensi penggunannya sudah mencapai lebih 1,80 persen, atau lebih 4,9 juta orang. Upaya pencegahan, peredaran, dan penyalahgunaan barang haram ini terus digemakan di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.
Deklarasi perang terhadap Narkoba diimplementasikan melalui berbagai cara. Perang terhadap Narkoba ini mendapat tanggapan positif, dan dukungan dari berbagai kalangan, baik lembaga keagamaan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Salah satunya melalui sosialisasi. Seperti dilakukan Family of Creative Community (FCC).
Sosialisasi Narkoba FCC ini, yang turut dihadiri pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Asosiasi Majelis Taklim Indonesia (AMTI) Sulsel, di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar, Ahad, 17 April 2022, malam.

Ketua BKOW Sulsel, sekaligus Ketua AMTI Sulsel, Dr.Ir.Hj.Apiaty K Amin Syam, M.Si mengemukakan, meski tengah disibukkan dengan kegiatan baik di kantor dan di organisasi, namun dirinya dan seluruh komponen organisasi yang dipimpinnya menyempatkan diri mengikuti sosialisasi tersebut.
“Keikutsertaan kami dalam kegiatan kemanusiaan ini, agar kami terus menyuarakan gerakan cinta Kota Makassar khususnya, dan Sulawesi Selatan umumnya. Kami juga, termasuk menyatakan ‘perang’ terhadap peredaran, dan penyalahgunaan Narkoba. Apalagi, angkanya terus meningkat,” tegasnya.
Karena itu, saat mendapat undangan dari FCC untuk menghadiri sosialisasi bahaya Narkotika bagi Pelaku Usaha oleh Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sulsel, Brigjen Pol Drs.Ghiri Prawijaya, M.Th, maka dirinya mengajak pengurus di kedua organisasi yang dipimpinnya turut serta.

“Memang, sosialisasi pencegahan Narloba ini sangat penting. Setidaknya, berbagai masukan pencegahannya akan kita terapkan, minimal di lingkungan keluarga terdekat, termasuk lingkungan tempat kerja,” ujar doktor ilmu ilmu pertanian Unhas ini.
Di bagian lain, legislator DPRD Kota Makassar, asal Partai Golkar, daerah pemilihan (Dapil) Makassar I (Rappocini, Makassar, dan Ujungpandang) ini mengharapkan, generasi muda saat ini, khususnya di Kota Makassar agar menjauhkan diri dari Narkoba. Karena, masa depan generasi muda , sangat ditentukan sejauh mana memanfaatkan peluang saat ini dengan berbagai kegiatan positif.

“Saya harapkan, generasi muda saat ini belajar dengan baik. Karena hanya dengan belajarlah, anak anak kita saat ini dapat menggapai masa depan yang lebih baik. Salah satunya, jauhkan diri dari Narkoiba. Karena Narkoba dapat merusak mental dan masa depan,” urai istri Mayjen (Purn) TNI-AD, HM.Amin Syam—mantan Bupati Enrekang dua periode, mantan Ketua DPRD Sulsel, dan mantan Gubernur Sulsel ini.
Semenara itu, Hj.Idha Heriaty Linggojiwo, salah seorang pengurus BKOW Sulsel, dan pengurus AMTI Suslel ini menambahkan, sosialsisi dari FCC tersebut dalam rangka memeriahkan event Trend Hijab and Luxury Wedding dari 15-24 April 2022.
“Di sela sela sosialsasi, ibu Ketua BKOW sekaligus Ketua AMTI Sulsel bersama jajarannya juga didaulat mempersembahkan lagu–“Kisah kasih di Sekolah–karya Obbi Messak,” tutup Hj.Idha Heriaty Linggojiwo. (din pattisahusiwa)




