Kamis, Januari 1, 2026
Google search engine
BerandaBeritaAnggota Komisi D DPRD Muhlis sebut SPMB Berbasis Domisili

Anggota Komisi D DPRD Muhlis sebut SPMB Berbasis Domisili

 

Makassar, Inspirasimakassar.id:

Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diganti dengan sistem berbasis domisili mulai tahun ajaran 2025/2026. Sistem ini berfokus pada jarak rumah siswa ke sekolah sebagai prioritas utama, bukan hanya berdasarkan wilayah administratif di dokumen kependudukan.

Perubahan ini bertujuan untuk mengatasi masalah seperti pemalsuan dokumen dan ketidakakuratan dalam penentuan jarak, sehingga diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih adil dan dekat dengan tempat tinggal siswa.

Anggota Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Ir.H.Muhlis A Misbah, usai rapat kerja dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, Senin,19 Mei 2025 mengemukakan, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Makassar kini berubah dari sistem zonasi menjadi sistem berbasis domisili.

Muhlis A Misbah meski pendaftaran siswa baru dilakukan secara online, namun sistem domisili diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan aturan zonasi.

Fraksi Mulia DPRD Makassar ini menambahkan, dengan sistem berbasis domisili, maka hanya siswa yang benar-benar tinggal di sekitar sekolah yang bisa mendaftar. Tidak ada lagi kebijakan ‘kakak beradik’ tanpa perpindahan domisili keluarga.

“Kita meyakini, sistem baru juga memberi prioritas kepada siswa dari SD terdekat. Dengan demikian, diharapkan sistem baru ini dapat meredam ketidak adilan anak anak didik yang berada di sekitaran sekolah,” tutupnya. (titi)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments