Minggu, Januari 4, 2026
Google search engine
BerandaBeritaWakil Bupati Maros Sebut Pendangkalan Sungai Akibat tak ada Pengerukan selama 15...

Wakil Bupati Maros Sebut Pendangkalan Sungai Akibat tak ada Pengerukan selama 15 Tahun

Maros, Inspirasimakassar. id:

Pemerintah Daerah (Pemda) Maros, bersama Balai Pompengan Jeneberang pada Selasa, 12 Maret 2025  menyepakati program normalisasi sungai di wilayah Maros yang sudah mengalami pendangkalan akibat tidak dilakukan pengerukan selama 15 tahun.

Kesepakatan ini dicapai dalam rapat koordinasi (Rakor) yang bertujuan membahas solusi terhadap kondisi sungai yang semakin dangkal, yang berpotensi meningkatkan risiko banjir dan kerusakan lingkungan di Maros tersebut juga Kapolres Maros, Kajari Maros, Dandim 1422 Maros, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pemda Maros dan Balai Pompengan Jeneberang pada Rakor itu menyepakati langkah strategis untuk segera melakukan normalisasi sungai, guna mengembalikan fungsi aliran air agar lebih optimal.

“Kondisi sungai di Maros sudah 15 tahun tidak dilakukan normalisasi, sehingga mengalami pendangkalan yang cukup parah. Alhamdulillah, hari ini kita telah mencapai kesepakatan dengan pihak Balai untuk segera memulai program ini demi kepentingan masyarakat,” ujar Waki Bupati Maros, Muetazim.

Pemda Maros, jelas wakil bupati yang juga mantan Kepala Dinads Pekerjaan Umum Maros itu    berharap, proses normalisasi ini dapat segera terealisasi demi mencegah banjir, meningkatkan kapasitas sungai, serta menjaga keseimbangan ekosistem di daerah tersebut. (din)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments