
Maros, Inspirasimakassar.id:
Bupati Maros Chaidir Syam, menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga. Bantuan ini, merupakan bagian dari 500 paket bantuan Kemenag Maros untuk warga. Penyerahan bantuan ini di sela sela Festival Ramadan Kemenag Maros. Festival yang juga berlangsung serentak se-Indonesia ini bertajuk Festival Ramadan Asyik bersama Gusmen “Kolaborasi Sejuta Cinta”.
500 paket bantuan ini dibagikan kepada warga yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Maros. Terkait ini, KUA kecamatan yang memiliki data kelompok penerima bantuan.
Prosesi pembagian bantuan berlangsung hingga jelang magrib. Selain menerima 5 kg beras dan 1 dos mie instan, panitia juga memberikan masing-masing nasi dos untuk berbuka puasa.
Mantan Ketua DPRD Maros ini juga apresiasi atas kinerja Kemenag dalam membangun kehidupan keagamaan di Kabupaten Maros. Terbuktinya, dirinya sampai kuwalahan untuk memenuhi undangan masyarakat dalam safari Ramadan tahun 2024 ini.
“Terima kasih atas kerja-kerja penyuluh agama. Banyak permintaan masyarakat untuk hadir bersafari Ramadan di masjid warga, tapi dengan keterbatasan waktu, tentu kami tak bisa mengunjungi seluruh masjid yang ada di Kabupaten Maros,” urainya.
Terkait bantuan yang disalurkan Kemenag Maros, Chaidir Syam menyampaikan terima kasih lantaran telah ikut menambah kegembiraan masyarakat. “Bantuan ini tentu memberikan kegembiraan kepada masyarakat. Masyarakat kita butuh digembirakan,” jelasnya, Jumat 22 Maret 2024.
Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Maros H. Muhammad, dalam sambutan menyampaikan bahwa bantuan merupakan di antara bentuk kontribusi langsung Kemenag kepada warga.
“Hari ini, Kemenag kabupaten/kota se-Indonesia serentak membagikan bantuan masing-masing 500 paket. Ketentuan, estimasi nilai paket tidak boleh lebih dari 150 ribu. Di sini kami bagikan 5 kg beras dan 1 dos mie instan. Karena, kalau sudah di atas 15 Ramadan paling enak makan mie instan. Sebentar sahur bisa langsung dinikmati.Pemberian paket, bersumber dari bantuan insan Kemenag Maros dan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” tutur Kemenag Maros. (din)




