
Makassar, Inspirasimakassar.id :
Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, pada Sabtu, 21 Oktober 2023. Maulid yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Panakkukang yang juga dihadiri Kepala Wilayah Kecamatan (Camat) Panakkukang, Andi Pangeran Nur Akbar itu menghadirkan Dr.KH.Aswad Sartino sebagai pembawa hikmah Maulid.
Hadir pula unsur Tripika Kecamatan Panakkukang, para Lurah se-Kecamatan Panakkukang, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Panakkukang dan jajaran pengurusnya, tokoh masyarakat dan organisasi Islam, Ketua Ketua LSM Kelurahan, hingga serta Ketua RT/RW se Kecamatan Panakkukang.
Dalam hikmahnya, Dr.Kaswad Sartino mengemukakan, Maulid Nabi dirayakan karena bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal . Dimana pada saat itu, merupakan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW di di Kota Mekah.
Setidaknya, dari Maulid Nabi ada makna didalamnya. Di antaranya, makna rasa syukur, karena nabi terakhir dan pelengkap itu telah lahir ke dunia dan menyebarkan suri tauladan yang baik untuk umat Islam. Semasa hidupnya, Rasulullah tidak pernah menyerah untuk menjadi teladan yang baik bagi umatnya. Beliau bersama para sahabatnya senantiasa mengajarkan bahwa Islam merupakan agama yang menyebarkan kebaikan bagi pemeluknya.
Ada pula makna untuk mengingat perjuangan Nabi Muhammad. Dimana, dahulu, Rasulullah melakukan syiar Islam melalui dua fase yang berbeda. Fase pertama, melakukan syiar secara sembunyi-sembunyi yang berlangsung selama 3 tahun pertama di masa kenabian. Nabi Muhammad melakukan dakwah kepada orang-orang terdekat terlebih dahulu, seperti keluarga, dan para sahabat.
Terrmasuk sebagai Dzikir dan Doa. Salah satu manfaat dari mengumandangkan shalawat kepada Rasulullah SAW adalah mendapatkan syafaat di akhirat kelak. Dan makna makna lainnya. (syasa-r)




