
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya (Narkoba), selalu menjadi bom waktu di negeri berpenduduk mayoritas muslim ini. Peredaran barang haram ini pun sudah sampai di tempat-tempat yang justru dianggap aman dari hal-hal negatif. Sebut lembaga pendidikan, bahkan tempat ibadah.
Disisi lain, Narkoba juga tidak saja beredar di kota kota besar, melainkan hampir di seluruh pelosok nusantara. Untuk meminimalisasi penyebarannya, Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANAS ANNAR), khususnya di Sulawesi Selatan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk dengan lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, pemerintah, hingga lembaga lembaga penyiaran.
Ketua GANAS ANNAR Majelis Ulama Indonseia Sulawesi Selatan, Dr.H.Waspada Santing, M.Sos.I., M.H.I, mengemukakan, pihaknya bukan saja berkeinginan menurunkan angka pengguna Narkoba, di Sulawesi Selatan, melainkan meyakini diri memberantas penyalahgunaannya hingga ke akar akarnya.
“ Untuk itu, GANAS ANNAR memerlukan sinergitas dengan seluruh komponen terkait, agar bersama sama berkolaborasi untuk mengkampanyekan gerakan ‘war on drugs’, atau perang terhadap Narkoba sejak dini. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan lembaga penyiaran,” tuturnya, usai pertemuan dengan Kepala Stasiun RRI Makassar, Dr.Ferdy Kusno,S.Sos,M.Si, Kamis, 21 Juli 2022.
Saat pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Stasuin RRI tersebut, Dr.Ferdy Kusno didampingi Surya S Thalib,S.IP, Andi Asman,S.Sos,dan Fitri dari Bidang Siaran RRI. Sementara dari pihak GANAS ANNAR selain Dr.H.Waspada Santing juga hadir Zulkifli dari Tim Sekretariat,IT dan Data Base.

Dr.Waspada Santing mengaku, pertemuan tersebut merupakan kelanjutan pertemuan pada Mei lalu. Tujuannya, untuk lebih memantapkan pendayagunaan RRI Makassar dalam penyampaian pesan pesan keagamaan, khususnya pembinaan ummat Islam.
“Sisi lain dari pertemuan antara GANAS ANNAR Sulsel dengan pihak RRI Makassar yakni menjadwalkan penandatangan MoU RRI Makassar dengan MUI Sulsel yang akan dilaksanakan pada Senin, 25 Juli 2022 di Kantor RRI Makassar. MoU itu akan ditandatangi langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., MA dan Kepala Stasuin RRI, Dr. Ferdy Kusno, S.Sos., M.Si,” tambahnya.
MoU tersebut, demikian Waspada, akan menjadi payung hukum antara RRI Makassar dan seluruh lembaga, bidang, dan komisi dalam lingkungan MUI Sulsel. Dalam rangkaian MoU itu diadakan dialog tentang Pariwisata Halal dengan narasumber Ketua MUI Sulsel, Kepala Stasiun RRI, Kepala Dinas Pariwisata, serta Ketua Pusat Kajian Advokasi Halal Indonesia/Koordinator Halal Center, Dr. Waspada Santing, M.Sos.I., M.H.I.
“Khusus terkait dengan Gerakan Anti Narkoba, dijadwalkan dialog di RRI Sabtu, 30 Juli 2022 sebagai rangkaian menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 H,” tutup Waspada yang juga Wakil Ketua III Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar ini. (Tim media GANAS ANNAR MUI Sulsel).




