Kamis, Januari 1, 2026
Google search engine
BerandaBeritaFKM UPRI Makassar KKP Profesi di Bone

FKM UPRI Makassar KKP Profesi di Bone

Adam Badwi
Adam Badwi

MAKASSAR – Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar kembali menggelar Kuliah Kerja Profesi (KKP).  Sebanyak 130 mahasiswa disebar ke pelosok desa di kabupaten Bone, sejak 18 April sampai 28 Mei 2016.

Tema yang diusung tahun ini adalah, Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak di Sulsel. Demikian ditegaskan, Kordinator Lapangan KKP Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia (FKM UPRI) Makassar, Adam Badwi, SKM, MM di kampusnya, Selasa (26/4/2016).

Dijelaskan, pilihan lokasi KKP dengan pertimbangan, karakteristik masalah kesehatan ibu dan anak banyak dialami masyarakat pinggiran dengan akses kesehatan  sangat terbatas, tandas pria kelahiran Bone ini.

Selama mahasiswa KKP berada di lokasi,  kegiatan yang akan dilakukan dengan sasaran fokus pada intervensi penurunan kematian ibu dan anak dengan jenis kegiatan, penyadaran keluarga tentang pemeliharaan kehamilan sehat dan deteksi dini risiko kehamilan, ungkap kandidat doktor sosiologi kesehatan PPs-UNM ini.

Selain itu kegiatan lainnya, mendorong penerapan kerjasama bidan dan dukun dalam praktek persalinan aman, menguatkan sistem informasi KIA Puskesmas, advokasi untuk peningkatan pembiayaan kesehatan baik bersumber dari masyarakat maupun dari APBD dan swasta, tandasnya.

Kehadiran FKM UPRI di desa membantu masyarakat melakukan pengorganisasian masyarakat membentuk Pokmas tiap desa bertugas menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan dalam rangka persalinan aman, ibu nifas, dan pencegahan kematian neonatus, ungkap Adam.

Pelaksanaan KKP kali ini, menjadi bukti sangat kuat bagi institusi dalam penegakan mutu akademik berorientasi pada visi dan misi UPRI untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul, tegas Adam.

Rektor UPRI Makassar, Dr.Hj.Andi Niniek F. Lantara, MS di tempat terpisah mengatakan,  semua aktivitas mahasiswa di lapangan diwarnai pendekatan pemberdayaan masyarakat sehingga partisipasi masyarakat selalu menjadi tekanan utama dalam mengukur keberhasilan kegiatan, kata Niniek yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Golkar ini.

Wakil Rektor III UPRI Makassar yang juga dosen FKM, Andi Alim, SKM, M.Kes menambahkan, lewat KKP diharap memberi konstibusi nyata terhadap masalah kematian ibu dan anak yang sampai saat ini masih belum dicapai targetnya di Indonesia, katannya. (ulla/yahya)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments