Kamis, Januari 1, 2026
Google search engine
BerandaBeritaPENGALAMAN UMI TIGA KALI BERSALIN DENGAN AMAN BERKAT JKN-KIS

PENGALAMAN UMI TIGA KALI BERSALIN DENGAN AMAN BERKAT JKN-KIS

Makassar,  Inspirasimakassar.com:

Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu yang menyenangkan namun di sisi lain merupakan hal yang paling mendebarkan. Persalinan terasa akan menyenangkan karena buah hati yang selama sembilan bulan dinanti berada di dalam perut sang ibu akan muncul terlahir ke dunia.

Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu yang belum memiliki pengalaman melahirkan sebelumnya, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan.

 Ditambah lagi kondisi biaya persalinan yang harus dikeluarkan apabila memilih melahirkan di Rumah Sakit seperti kisah yang dialami oleh Umi Kusyairy (36) saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Senin (29/11) di tengah-tengah antrian peserta.

Umi sapaan akrab dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Makassar ini, merupakan ibu dari tiga orang anak yang merupakan warga Kecamatan Rappocini. Pengalaman Umi pertama kali menggunakan kartu JKN-KIS nya di tahun 2014 saat melahirkan anak pertama mereka di RSIA Pertiwi. Melalui persalinan normal dirinya sangat bersyukur dimana seluruh biaya persalinannya ditanggung oleh Program Jaminan  Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan.

“Saya memang dari awal melahirkan anak pertama di RSIA Pertiwi telah memilih menggunakan BPJS Kesehatan karena itu jaminan kesehatan yang diberikan bagi PNS berhubung saya dan suami sama-sama bekerja sebagai dosen, jadi sudah merencanakan akan bersalin di rumah sakit yang bekerjasama agar ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” kenang Umi saat mulai membagikan kisahnya.

“Begitu juga dengan persalinan anak kedua dan ketiga di RS Pelamonia setiap kali bersalin selalu mengandalkan BPJS Kesehatan, karena penggunaannya sangat mudah dan tidak ada pembebanan biaya apapun pada saat selesai pelayanan rawat inap di rumah sakit, waktu itu bersalin yang paling lama dirawat lima harikami tidak mengeluarkan biaya apapun untukmenjalani persalinan di Rumah Sakit besar baik swasta maupun pemerintah. Pelayanan dan perhatian dari tenaga medis serta dokter sangat melebihi dari harapan saya,” jelas Umi.

Betapa besar peranan JKN-KIS dalam kemaslahatan kesehatan masyarakat  diberbagai lapisan, semua kalangan dapat merasakan manfaatnya hal ini sekaligus mengembangkan Indonesia sebagai negara yang mengutamakan mutu kesejahteraan penduduknya karena dengan manusia yang sehat potensi perkembangan suatu negara itu bisa sangat pesat. (Tiara)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments