Kamis, Januari 1, 2026
Google search engine
BerandaBeritaPertamina Dukung Ketahanan Pangan di Pinrang

Pertamina Dukung Ketahanan Pangan di Pinrang

Pinrang, Inspirasimakassar.com:

Udang merupakan komoditi budidaya yang cukup banyak diminati. Hal ini tentunya tidak lepas dari harga jual udang yang tinggi, serta permintaannya yang cenderung stabil di pasaran.

Namun, tanpa adanya teknik budidaya yang baik, usaha budidaya udang tidak akan berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan.

Dalam teknik budidaya udang, hampir kebanyakan dari peternak udang menggunakan antibiotik untuk mencegah penyakit pada udang, namun penggunaan antibiotik ini memungkinkan terjadinya residu pada udang, sehingga tubuhnya akan terkontaminasi dengan antibiotik.

Dalam membantu mengatasi isu tersebut, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional Sulawesi melalui DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) Hasanuddin bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan BRPBAP3 (Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan) Kabupaten Maros melakukan pembinaan kepada kelompok petambak udang di Kabupaten Pinrang, dengan melakukan edukasi dan pendampingan pakan Sinbiotik Ramah Lingkungan untuk produktivitas tambak udang dan budidaya ikan.

Kegiatan edukasi dan pendampingan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang, Andi Pabiseangi, Peneliti Madya sebagai pemateri dari BRPBAP3 Maros dan perwakilan pekerja Pertamina DPPU Hasanuddin.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pinrang, Andi Pabiseangi menyambut baik dan antusias atas kegiatan edukasi dan pendampingan pakan sinbiotik ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan perlu diberikan apresiasi yang baik dan dukungan dari pemerintah daerah karena Kabupaten Pinrang ini merupakan pusatnya untuk budidaya udang vannamei,” ujarnya, Kamis 26 Agustus 2021.

Dalam kegiatan tersebut pun dijelaskan cara penggunaan pakan sinbiotik ini oleh Peneliti Madya dari BRBAP3 Maros, Muharijadi Atmomarsono dan Kamaruddin. Dimana penggunaan pakan sinbiotik ini adalah 10% dari berat pakan harian pada udang ataupun ikan. Jika dalam satu tambak kebutuhan harian pakannya 10 kg maka, pakan sinbiotik yang dibutuhkan sebanyak 1 kg dicampurkan dengan 9 kg pakan komersil.

Sementara itu, Kasau yang merupakan Ketua Kelompok Petambak Udang di Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa mengatakan bahwa respon udang terhadap pakan sinbiotik ini cukup baik.

Terpisah, Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina melalui edukasi dan memperkenalkan program yang telah dikembangkan oleh DPPU Hasanuddin di wilayah lain ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi antar wilayah dan meningkatkan potensi daerah di Sulawesi.

Laode pun berharap dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya petambak dan pembudidaya udang dan ikan untuk mengunakan pakan ramah lingkungan.

“Dengan hadirnya pakan ramah lingkungan seperti Sinbiotik ini kami harapkan petambak udang maupun ikan mampu meningkatkan produktivitas dan kesehatan pada udang dan ikannya,” pungkasnya. (hadi)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments