Selasa, Januari 13, 2026
Google search engine
BerandaBeritaHarga Cabai Rawit, Ikan Tongkol, Kangkung dan Obat-obatan Naik

Harga Cabai Rawit, Ikan Tongkol, Kangkung dan Obat-obatan Naik

Makasssar, Inspirasimakassar.com:

Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Sulawesi Selatan mengalami inflasi sebesar 0,09%(mtm), atau mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat deflasi sebesar -0,25%(mtm).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, Budi Hanoto menjelaskan, laju inflasi dipengaruhi dengan kenaikan harga pada kelompok kesehatan, pakaian dan alas kaki, makanan, minuman dan tembakau.

“Naiknya harga cabai rawit, ikan layang/benggol dan kangkung, harga obat mempengaruhi laju inflasi namun tertahan pada penurunan tarif transportasi udara sehingga Inflasi tahun 2021 diprakirakan tetap terkendali dan berada dalam target sasaran”, ungkapnya.

Meskipun demikian, Kata Budi Hanoto, inflasi Sulsel secara keseluruhan baik tahunan maupun tahun kalender sebesar 2,00%(yoy) dan 1,51%(ytd), masih berada dalam sasaran target inflasi nasional yaitu 3,0±1% pada Tahun 2021, Selasa 3 Agustus 2021.

Menurut Budi Hanoto, secara bulanan, inflasi Sulsel dipengaruhi oleh kelompok kesehatan sebesar 0,70%(mtm), pakaian dan alas kaki sebesar 0,21%(mtm), rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,21%(mtm), serta kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,20%(mtm).

Langkah strategis yang dilakukan Bank Indonesia dalam menekan laju inflasi seperti menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga, serta mengoptimalkan penyaluran beras PPKM untuk Keluarga Penerima Manfaat dalam Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial Tunai. (hadi)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments