Sabtu, Januari 3, 2026
Google search engine
BerandaBeritaInternasionalInformasi Rahasia Bocor, Pemerintah Kazakhstan Larang Penggunaan Smart Phone Mulai 24 Maret

Informasi Rahasia Bocor, Pemerintah Kazakhstan Larang Penggunaan Smart Phone Mulai 24 Maret

Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Pemerintah Kazakhstan mengumumkan pelarangan penggunaan perangkat bergerak, termasuksmart phone, tablet, dan jam tangan pintar, di kantor-kantor pemerintah.

Larangan perangkat komunikasi ini diterapkan menyusul bocornya sejumlah informasi rahasia ke publik, terutama melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Wartawan BBC di Almaty, Abdujalil Abdurasulov, mengatakan memo larangan ponsel ini mestinya juga bersifat rahasia, tapi bocor juga dan menyebar di WhatsApp dan di sejumlah media, yang memaksa pemerintah untuk menjelaskan alasan di balik pelarangan ini.

Berdasarkan edaran ini, hanya jenis-jenis ponsel tertentu yang boleh dipakai di lingkungan kantor pemerintah, yaitu telepon genggam yang tak punya fitur koneksi internet atau ponsel yang tak punya kamera.

Wartawan BBC mengatakan, pemerintah berharap nantinya tidak akan ada informasi rahasia yang bocor ke publik.

Dalam beberapa waktu terakhir, beredar informasi rahasia termasuk informasi pemecatan wakil wali kota Astana -ibu kota Kazakhstan- oleh wali kota. Wakil wali kota yang dipecat ini adalah cucu dari Presiden Nursultan Nazarbayev.

Dokumen lain yang juga bocor ke publik adalah memo rapat kabinet, daftar perusahaan yang akan dijual ke swasta, dan foto beberapa lokasi kejahatan.

Larangan ponsel pintar akan dimulai pada 24 Maret namun berbagai kalangan mempertanyakan bagaimana pemerintah akan memastikan bahwa edaran ini akan dipatuhi. (dtc)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments