
Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com:
Kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah di Kabupaten Kepulauan Selayar hingga saat ini dinilai masih belum maksimal. Pelayanan masyarakat di Kelurahan Bontobangun Kecamatan Bontoharu salah satu contohnya. Bisa dibayangkan jika sebuah kantor pada pukul 09.00 waktu setempat belum juga dibuka.
Dari pantauan media ini, Rabu (30/09/20) sekitar jam 08.48 Wita Kantor Lurah Bontobangun di Matalalang nampak masih tertutup dan tak berpenghuni. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan konpetensi petugas pelayanan publik agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa maksimal.
       Pelayanan publik adalah menjadi titik strategis sebagai pelayanan terbaik yang dapat diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakatnya dalam bentuk layanan dengan memberikan kemudahan, kepuasan dan kenyamanan.Â
     Salah seorang tokoh masyarakat Matalalang yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan jika Lurah Bontobangun memang selama ini agak jarang masuk kantor. Sehingga kadang masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan yang lebih cepat itu tidak terpenuhi.
“Palingan yang hadir tepat waktu itu adalah Sekretarisnya. Dan beberapa kepala seksinya. Kami juga sejauh ini tidak tau urusan ibu Lurah sehingga jarang sekali masuk kantor. Dan ini sudah menjadi keluhan banyak warga,” ungkap sumber itu.Â
     Pernyataan itu juga dibenarkan oleh Camat Bontoharu, Abd Halim. Malah menurutnya, ia lebih cenderung menghubungi Seklurnya ketimbang ibu Lurah sendiri. Pasalnya, susah sekali untuk dihubungi. Karena terlalu banyak nomor kontaknya. “Lagian, kadangkala kita mengetahui jika berada di Makassar dari Sekretarisnya,” keluhnya.
      Ketika ditanya jam kantornya dimulai pukul berapa ? Abd Halim menyebut pukul 07.30 Wita semestinya sudah harus buka dan memberikan pelayanan kepada masayarakat. “Namun untuk ibu Lurah, saya sendiri tidak tahu. Apalagi akhir-akhir ini jarang sekali masuk kantor. Padahal kadang masyarakat cepat bergegas ke kantor karena ingin mendapatkan pelayanan yang maksimal. Bukan hanya itu. Termasuk soal kebersihan ibukota kecamatan terkesan dikesampingkan. Itulah sebabnya, saya lebih memilih menghubungi stafnya selama ini,” tambahnya.
      Kepala Kelurahan Bontobangun, Andi Sri Yuliani, SE yang dihubungi via selulernya, Rabu (30/09/20) sekitar pukul 18.45 Wita malam ini sedang tidak aktif. Sementara pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsAppnya juga hingga berita ini diturunkan tidak mendapat respon.  Â

    Sementara Sekretaris Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr Ir H Marjani Sultan, M.Si menyesalkan kejadian ini. “Kenapa atasan langsungnya tidak melaporkan secara tertulis kepada Asisten Pemerintahan. Lalu Asisten menyurat kepada Sekda. Mestinya Camat membuat laporan tertulis agar dapat dipertanggungjawabkan. Tembusannya kepada BKD lalu kami sidangkan melalui Tim Penegakan Disiplin.” imbuhnya. (M. Daeng Siudjung Nyulle)




