
Selayar, Inspirasimakassar.com:
Masyarakat Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, bisa menghela nafas lega. Pasalnya, mereka segera menikmati aliran air bersih melalui program dan kebijakan pengembangan sarana-prasarana pariwisata. Anggarannya lumayan besar dari Pemprov Sulsel.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Selayar, Asnawi Dahlan, melalui sambungan seluler.


Beberapa bentuk kebijakan telah didesign, dan dirancang jajaran PDAM Selayar, dalam rangka menjawab dan menyelesaikan persoalan kendala keterbatasan pasokan air bersih di Desa Bontolebang.
Rencana pembangunan sumur bor di sekitaran kawasan wisata Balo Jaha menjadi salah satu bentuk alternatif yang sementara dijajaki PDAM. Selain itu, PDAM juga tengah menjajaki peluang mengalirkan air bersih dari Topa menuju Bontolebang, melalui jalur Bontoborusu. Jaraknya sekitar delapan kilometer dan hampir dipastikan tidak akan terkendala secara tekhnis.
Bila tidak ada aral melintang, pada Agustus mendatang, PDAM akan menerima kunjungan tim satuan kerja (satker) air bersih yang akan turun melakukan agenda kunjungan survey lokasi titik air bersih di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam kunjungan itu, Asnawi berjanji akan menyelipkan Desa Bontolebang sebagai salah satu locus peninjauan dan survey lokasi air bersih. Terkait dengan hal tersebut, PDAM, membutuhkan beberapa rangkuman data tekhnis, menyangkut, lokasi sumber air bersih berdebit di atas rata-rata yang dimungkinkan untuk dialirkan ke rumah-rumah warga di sekitar Desa Bontolebang.
“Bila ketiga kemungkinan itu dapat diwujudkan, maka bukan sebuah hal mustahil, masyarakat Desa Bontolebang segera menikmati pasokan air bersih dalam rentang waktu satu sampai dua tahun ke depan,” ujarnya, Ahad, (26/07) malam. (Andi Fadly Dg. Biritta)




