Makassar, Inspirasimakassar.com:

Pemilu legislatif (pileg) sudah berlalu. Setidaknya, sepuluh ketua partai politik lingkup Provinsi Sulawesi Selatan dipredikis gagal melanggeng k parlemen, baik pusat, maupun provinsi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Ni’matulla Erbe, misalnya. Legislator Sulsel Petahana ini menjadi Caleg Sulsel daerah pemilihan (dapil) Sulsel 6 meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare. Dari data sementara hasil rekap PPK, mantan aktivis kampus yang kini anggota DPRD Maros, Akbar Endra perolehan suaranya melebihi Ni’matulla. Politikus yang akrab disapa Ulla ini mengaku masih menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani (IMB), yang menjadi caleg DPR RI dari dapil Sulsel I (Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar). Dari data sementara, suara IMB berada di bawah petahana Azikin Solthan. Begitu pula, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel HM Aras. Caleg Dapil Sulsel II (Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros) ini dibawah Andi Yuslim Patawari dan H Askar HL.
Ketua DPD Hanura Sulsel, Andi Ilhamsah Mattalatta pun menhalami nasib yang sama. Langkahnya menuju senayan terhalang, lantaran partai yang digagas Wiranto tersebut tak mampu memenuhi perolehan ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Azhar Arsyad. Azhar menjadi caleg DPRD Sulsel lewat Dapil 9 meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang, dan Enrekang. Ia mendapat suara yang tidak begitu tinggi dibandingkan perolehan suara dari Golkar, Nasdem, Gerindra, Demokrat, dan PAN.
Begitu pula, Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Badaruddin P Sabang yang juga maju di dapil Sulsel 9. Perolehan sementara untuk PBB juga masih di bawah lima partai besar, seperti Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, dan PAN.
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Suzanna Kaharuddin juga hanya meraih suara yang kurang tinggi. Maju ke DPRD Sulsel lewat dapil Sulsel 3 meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar, membuat Suzanna Kaharuddin tinggal mengincar kursi papan bawah, di bawah Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, Nasdem, Perindo, PAN, dan PKB. Ketua DPD Partai Perindo Sulsel Sanusi Ramadan yang maju ke DPRD Sulsel lewat Dapil Sulsel 2 juga masih tetap optimistis. Meski hasil rekap sementara Perindo meraih suara yang tidak begitu besar, namun yang menentukan adalah rekap suara di KPU Sulsel. (bko)




