
Makassar, Inspirasimakassar.com: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman mewarning Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lungkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Pasalnya, dari total anggaran belanja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tahun 2023, Rp5,6 triliun baru terpakai di kisaran angka 5 persen.
Karena itu, pada Jumat, 17 Maret 2023, Helmy Budiman meminta seluruh OPD lingkup Pemkot Makassar segera mempercepat belanja di tahun 2023.
“Realisasi lima persen sekarang ini baru lima persen dari anggrana belanja Rp5,6 triliun. Malah, angka lima persen tersebut hanya didominasi gaji. Dengan begitu, APBD Pemkot hanya dirasakan pegawai, belum menyentuh masyarakat,” tegasnya, seraya mewanti-wanti agar OPD tidak hanya mementingkan belanja pegawai, dalam hal ini gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Menurutnya, sebenarnya apa yang telah disepakati bersama DPRD Makassar terkait APBD, harusnya digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat. Jika tidak, itu akan berdampak pada pemangkasan anggaran saat APBD Perubahan.
“Jika melihat rumus penggunaan anggaran untuk triwulan pertama, sejatinya realisasi anggaran hingga bulan Maret harusnya sudah berada diangka 25 persen. Itu artinya, masih ada selisih 20 persen yang perlu digenjot oleh OPD sebelum memasuki triwulan II, “jelas Helmy Budiman seraya menambahkan, jika belanja terus ditahan otomatis tidak ada perputaran ekonomi di masyarakat. (adv)




