Jumat, Januari 30, 2026
Google search engine
BerandaBeritaHadiri Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa, Camat Rappocini Ajak Masyarakat Lanjutkan...

Hadiri Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa, Camat Rappocini Ajak Masyarakat Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Makassar, Inspirasimakassar.id:

Korban kekejaman pasukan khusus Belanda Depot Speciale Troepen (DST), pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling menjadi sejarah penting. Peristiwa yang berlangsung pada Desember 1946 hingga Februari 1947 itu terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Korbannya pun besar. 40 ribu jiwa.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, setiap tahun diadakan peringatan hari bersejarah tersebut. Misalnya pada tahun 2023 ini. Peringatan Hari Korban 40.000 jiwa ini merupakan peringatan kejadian pembantaian terhadap masyarakat di beberapa daerah Sulawesi Selatan, termasuk di Kota Makassar dibawah kepemimpinan Raymond Paul Pierre Westerling pada masa perjuangan Kemerdekaan RI.

Camat Rappocini, Aminuddin, S.Sos, M.AP tak ketinggalan menghadiri upacara Hari Korban 40.000 jiwa Rakyat Sulawesi Selatan ke-77, di Monumen Korban 40.000 jiwa, Jalan Langgau, Senin, 11 Desember 2023.

Di upacara tersebut, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin menjadi Inspektur Upacara dan dihadiri  Walikota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Forkopimda Sulsel/Makassar, Camat serta para Lurah.

Camat Aminuddin selain mengajak semua elemen masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah tiada, juga terus bersemangat dan pantang menyerah dalam membangun kota Makassar menjadi lebih baik. (ozan)

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments