Jumat, Januari 2, 2026
Google search engine
BerandaBeritaMaros Panen Perdana Padi Gamagora 7

Maros Panen Perdana Padi Gamagora 7

Maros, Inspirasimakassar.id:

Bank Indonesia (BI) memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai strategi kolaboratif, seperti mendorong digitalisasi rantai pasok pangan, mendukung penggunaan varietas unggul, meningkatkan akses pembiayaan, dan memperkuat logistik. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mengurangi risiko gagal panen, yang juga sejalan dengan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Di Maros misalnya.

Penguatan Bank Indonesia dalam upaya peningkatan ketahanan pangan melalui panen perdana demplot padi varietas Gamagora 7 di Kelompok Tani Sukamandiri, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Kegiatan yang digelar pada 26 November 2025 ini menandai capaian penting karena varietas tersebut menunjukkan produktivitas yang jauh di atas rata-rata daerah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda pada panen perdana di Maros menjelaskan, uji demplot ini merupakan bentuk dukungan BI terhadap program bibit unggul Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan produksi pangan.

Hasil panen Gamagora 7 membuktikan potensi besar untuk memperkuat pasokan beras di daerah. Karenanya, BI kepingin memastikan varietas unggul seperti Gamagora 7 bisa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan metode ubinan oleh BPS Kabupaten Maros pada 20 November 2025, produktivitas Gamagora 7 mencapai 8,9 ton per hektare. Hasil itu tercatat 58,9 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata produktivitas padi di Kabupaten Maros yang sebesar 5,6 ton per hektare. Varietas ini juga memiliki umur panen sekitar 100 hari, sehingga dinilai relevan dengan program percepatan tanam nasional, termasuk skema Indeks Pertanaman 300 (IP300).

Rizki Ernandi Wimanda pada panen yang juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Since Erna Lamba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Maros Abd. Asis Ahmad, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros Jamaluddin, Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Maros Siabe, serta perwakilan Forkopimcam Lau dan anggota Kelompok Tani Sukamandiri Itu, mengemukakan, secara tidak langsung bahwa umur tanam yang lebih pendek membuka peluang meningkatkan jumlah masa tanam tanpa menaikkan biaya produksi secara signifikan. Ia menyampaikan, penggunaan varietas unggul dan pola tanam yang efisien menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.

Selain produktivitas tinggi, Gamagora 7 juga dinilai tahan rebah karena memiliki batang lebih kokoh. Efisiensi penggunaan pupuk dan pestisida turut menjadi keunggulan yang diapresiasi oleh kelompok tani setempat.

Program demplot Gamagora 7 tidak hanya dilakukan di Maros, tetapi juga dikembangkan di delapan kabupaten/kota lainnya: Sidrap, Soppeng, Gowa, Parepare, Enrekang, Takalar, Jeneponto, dan Bulukumba. Total luas lahan demplot mencapai 18 hektare, bertujuan menguji adaptifitas varietas ini pada berbagai kondisi agroklimat di Sulawesi Selatan. (titi)

 

 

 

Din Pattisahusiwa
Din Pattisahusiwahttps://inspirasimakassar.id
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments