
Makassar, Inspirasimakassar.id:
Korban kekejaman pasukan khusus Belanda Depot Speciale Troepen (DST), pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling menjadi sejarah penting. Peristiwa yang berlangsung pada Desember 1946 hingga Februari 1947 itu terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Korbannya pun besar. 40 ribu jiwa.
Untuk mengenang peristiwa tersebut, setiap tahun diadakan peringatan hari bersejarah tersebut. Misalnya pada tahun 2023 ini. Peringatan Hari Korban 40.000 jiwa ini merupakan peringatan kejadian pembantaian terhadap masyarakat di beberapa daerah Sulawesi Selatan, termasuk di Kota Makassar dibawah kepemimpinan Raymond Paul Pierre Westerling pada masa perjuangan Kemerdekaan RI.
Camat Rappocini, Aminuddin, S.Sos, M.AP tak ketinggalan menghadiri upacara Hari Korban 40.000 jiwa Rakyat Sulawesi Selatan ke-77, di Monumen Korban 40.000 jiwa, Jalan Langgau, Senin, 11 Desember 2023.
Di upacara tersebut, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin menjadi Inspektur Upacara dan dihadiri Walikota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Forkopimda Sulsel/Makassar, Camat serta para Lurah.
Camat Aminuddin selain mengajak semua elemen masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah tiada, juga terus bersemangat dan pantang menyerah dalam membangun kota Makassar menjadi lebih baik. (ozan)




