
Makassar, Inspirasimakassar.id:
Pemerintah Kota Makassar, melibatkan para camat dalam mengimplementasikan program Lorong Wisata sebagai daya tarik baru sektor pariwisata. Pelibatan para camat ini diawali dengan penandatanganan komitmen bersama. Lorong Wisata ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Lorong Wisata Assiagang, di Jalan Bonto Lanra, Lorong 3, Keluraha Banta bantaeng, Kecamatan Rappocini salah satunya.
Lorong wisata ini sukses menarik perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar. Lorong yang berlokasi di Jalan Bonto Lanra Lorong 3, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar telah ditinjau untuk masuk dalam nominasi Program Kampung Iklim (ProKlim).
Peninjauan yang dilaksanakan oleh DLH Makassar untuk melakukan verifikasi capaian indikator sebelum ditetapkan sebagai ProKlim dan diberikan pendampingan sebagai upaya penguatan adaptasi dan mitigasi terhadap isu perubahan iklim.
“Lorong Wisata Assiagang sudah selesai ditinjau dari DLH Makassar untuk persiapan sebagai ProKlim. Dari empat belas lorong wisata yang kami sudah bentuk, lorong ini yang kami dorong mampu memenuhi indikator penilaian,” tutur Kepala Kelurahan Banta-bantaeng Ady Mulyadi Jacub, Jumat, 24 November 2023.
Ady Mulyadi Yacub optimis lorong yang sukses dengan produksi hasil pertanian utamanya selada dan pakcoy masuk dalam program nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pasalnya, lorong tersebut memiliki bank sampah sebagai upaya merawat kelestarian lingkungan. (ozan)




