
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mengasesmen korban kebakaran di Jalan Karaeng Bonto Tangnga, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini. Tim dipimpin Komandan BTB, Sudirman bersama tiga anggota yakni, Asrijal Syahruddin, Ahmad Kamsir, dan Syarifuddin Pattisahusiwa itu langsung ke lokasi kejadian, Kamis, 18 Agustus, pagi ini.
Di lokasi kejadian Plt RT 02/RW04, Bonto Tangnga, Hariati menjelaskan, sumber api yang melalap dua buah rumah semi parmanen lima kepala keluarga, dengan 12 jiwa tersabut berasal dari rumah Iwan Tompo, anak yatim.

Menurutnya, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 20.00, Rabu, 17 Agustus malam tadi. Sumber api diduga kuat berasal dari arus pendek. Api dapat dijinakan satu jam kemudian, setelah sejumlah pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian dibantu warga setempat.
“Semua barang barang di sini habis terbakar. Sekalipun demikian, tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Hariati mengharapkan, ada uluran tangan pemerintah, atau para donatur, termasuk BAZNAS Kota Makassar untuk meringankan penderitaan para korban. Kasihan kedua keluarga ini. Mereka orang kekurangan. Daeng Talle—tukang batu, dan Iwan Tompokerja serabutan, juga anak yatim.
“Saya sangat miris melihat Iwan Tompo ini. Sejak kecil, ibunya meninggal. Ia kemudian dipelihara kakeknya, tetapi tak lama kemudian, kakeknya, menyusul pamannya, dan saudara lainnya yang membiayai kehidupannya pun meninggal. Makanya, dia bekerja apa saja untuk mencari sesuap nasi. Belakangan ini, Iwan Tompo bekerja serabutan, sebagai pengangkut sampah di sekitaran pelabuhan Makassar, di Kecamatan Ujung Tanah. Jauh dari rumahnya ini,” urai Hariati, sambil terurai air mata.
Lantaran pergi mengangkuit sampah di Kecamatan Ujung Tanah, Iwan Tompo tidak menyelamatkan satupun pakaian, atau barang barang lainnya. “Dia hanya keluar dangan pakaian di badan. Kasihan dia,” ujar warga lain.

Sementara Komandan BTB BAZNAS Kota Makassar, Sudirman mengemukakan, setelah melakukan asesmen, pihaknya akan membicarakan dengan unsur pimpinan di kantor BAZNAS Jalan Teduh Bersinar, Kecamatan Rappocini.
Memang, demikian Sudirman, tugas utama BTB adalah cepat merespon kejadian yang menimpa warga di Kota Makassar, termasuk kebakaran, atau bencana alam lainnya. Pihaknya selalu hadir dengan cara memberikan layanan kepada para korban terdampak.
“Jadi, pagi ini Tim BTB mengasesmen terlebih dahulu. Kebutuhan mendesak apa yang dibutuhkan. Setelah itu, kami kembali ke kantor untuk membahasnya bersam unsur pimpinan, kira kira bantuan apa yang akan diberikan,” urainya,seraya menambahkan kebutuhan mendesak korban kebakaran yakni alas tidur, sarung, selimut, makanan, dan lainnya. (din pattisahusiwa)




