
Makassar, Inspirasimakassar.com:
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mengapresiasi kinerja Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANAS ANNAR) Sulawesi Selatan. Apresiasi tersebut usai Ketua GANAS ANNAR Sulsel, Dr.H.Waspada Santing, M.Sos.I., M.H.I menyampaikan berbagai kegiatan, sekaligus penandatangan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai instansi dan lembaga terkait, pada Rapat Koordinasi (Rakor) MUI Sulsel, Sabtu 23 Juli 2022.
Kegiatan yang dimaksud Dr.H.Waspada Santing,M.Ssos.I,M.H di antaranya, deklarasi perang terhadap Narkoba dengan melibatkan berbagai kampus. Salah satunya Universitas Mega Rezky.
Di kampus yang beralamat di Antang pada Rabu, 22 Pebruari 2022, Pria Bugis, kelahiran Mandatte, Enrekang, 1963 ini menyebutkan, GANAS ANNAR, bukan saja berkeinginan menurunkan angka pengguna Narkoba, di Sulawesi Selatan, namun sekaligus memberantas penyalahgunaannya hingga ke akar akarnya. Untuk itu, perlu sinergitas seluruh komponen, bersama stakeholder, berkolaborasi untuk mengkampanyekan gerakan ‘war on drugs’, atau perang terhadap Narkoba sejak dini.
Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Universitas Mega Rezky, Dr.Hairuddin Kudding,SS,SKM, M.Kes, didampingi Wakil Rektor II– Drs. Abd. Rahman S.Pd.I., M.Si., M.Pd, dan Wakil Rektor III, Dr. Jalal M.Pd, menyambut baik harapan GANAS ANNAR Sulsel tersebut. Ia malah menantang GANAS ANNAR untuk duduk bersama membahas langkah kerjasama dimaksud.
“Bila perlu, nantinya ada kurikulum, tentang pemberantasan Narkoba. Pada Dasarnya, Mega Rezky siap bekerjasama dengan GANAS ANNAR,” tutup Dr.Hairuddin, saat itu.
GANAS ANNAR juga memerlukan sinergitas dari seluruh komponen terkait. Karenanya, pada Kamis 21 Juli lalu, pihaknya melakukan pertemuan dengan RRI Makassar. Pertemuan dengan Kepala Stasiun RRI Makassar, Dr.Ferdy Kusno,S.Sos,M.Si itu merupakan kelanjutan pertemuan pada Mei lalu. Tujuannya, untuk lebih memantapkan pendayagunaan RRI Makassar dalam penyampaian pesan pesan keagamaan, khususnya pembinaan ummat Islam.
“Sisi lain dari pertemuan antara GANAS ANNAR Sulsel dengan pihak RRI Makassar yakni menjadwalkan penandatangan MoU RRI Makassar dengan MUI Sulsel yang akan dilaksanakan pada Senin, 25 Juli 2022 di Kantor RRI Makassar. MoU itu akan ditandatangi langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., MA dan Kepala Stasuin RRI, Dr. Ferdy Kusno, S.Sos., M.Si,” tambahnya.
MoU tersebut, demikian Waspada, akan menjadi payung hukum antara RRI Makassar dan seluruh lembaga, bidang, dan komisi dalam lingkungan MUI Sulsel. Dalam rangkaian MoU itu diadakan dialog tentang Pariwisata Halal dengan narasumber Ketua MUI Sulsel, Kepala Stasiun RRI, Kepala Dinas Pariwisata, dna lainnya.
Perang terhadap Narkoba juga terus digemakan. Selain menggelar berbagai sosialisasi dengan lembaga pendidikan, hingga lembaga pemasyarakatan Narkoba, saat ini gerakan yang dipimpin Dr. H. Waspada Santing, M.Sos.I., M.H.I, ini menggandeng DPP IMMIM, khususnya untuk Pelatihan Da’i Anti Narkoba.
Kerjasama GANAR ANNAR dengan DPP IMMIM ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di gedung IMMIM, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu, 16 April 2022.
Saat itu, Waspada Santing mengemukakan, dirinya bersama Ketua DPP IMMIM, Prof. Dr. H. Ahmad M. Sewang, MA meneken MoU tersebut. Disaksikan masing masing oleh Wakil Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. H. M. Galib, MA, dan Ketua Yasdic IMMIM, Ir. H. Ridwan Abdullah, Sekretaris DPP IMMIM, Dr. H. Ishak Shamad, MA., serta 40-an peserta pelatihan da’i– dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia kerjasama DPP IMMIM dengan UNICEF.
GANAS ANNAR, demikian Waspada Santing, mengharapkan, di setiap ceramah keagamaan, para Da’idapat menyampaikan pesan agama, kepada masyarakat betapa Narkoba dapat merusak jiwa, dan masa depan generasi muda. Sebab, para Da’i, adalah pionir di tengah-tengah masyarakat untuk menumbuhkan kewaspadaan demi mewujudkan generasi muda baru yang terbebas dari Narkoba.

“Jadi, dalam proses implementasi MoU ini, DPP IMMIM bersama GANAS ANNAR mengagendakan Pelatihan Da’i Anti Narkoba kepada seluruh muballig IMMIM. Kami mengharapkan, setelah kerjasama ini nantinya, di sela sela ceramah keagamaan, para Da’i dapat menyisihkan waktunya menjelaskan bagaimana bahaya narkoba dalam pandangan agama,” ujarnya.
Doktor Hukum Islam UIN Alauddin Makassar, 2020 ini, juga menambahkan, pihaknya juga menyerahkan mushaf Alquran untuk klien di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkoba Bolangi, Kabupatan Gowa. Mushaf Al-Qur’an ini diterima Kepala Lapas Narkoba, Andi Mohammad Syarif, Bc. IP., SH., M.Si, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Sinardi, S.Pd,.MH, Sabtu, 9 April 2022.
Di sela sela penyerahan mushaf Al-Qur’an, Waspada Santing, mengemukakan, GANAS ANNAR yang dipimpinnya, tidak sekadar mengkampanyekan rehabilitasi medis, dan pemberantasan Narkoba hingga keakar akarnya, melainkan turut serta meningkatkan aktivitas religius di kalangan penghuni Lapas. Termasuk, memudahkan para klien memperdalam, sekaligus memaknai isi, dan kandungan kalam Allah ini.
Di akhir sambutannya, Waspada Santing mengaku, akan terus melakukan pengkajian dan seminar narkoba dalam multi perspektif.
Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membentuk GANAS ANNAR di setiap kabupaten/kota di daerah ini.
“Meski tengah disibukkan dengan penanggulanggan pandemi Covid-19, GANAS ANNAR Sulawesi Selatan memastikan terus menekan angka peredaran, dan penyalahgunaan Narkoba. Pernyataan ‘perang’ pun disuarakan, sekaligus menjadi amunisi, bagi upaya penanggulangan penyalahgunaannya di provinsi berpenduduk lebih 7 juta jiwa ini,” tutup Waspada yang juga Wakil Ketua III Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar ini. (tim media GANAS ANNAR Sulsel)




